Rabu, 15 November 2017

Cara Tercepat Mengatasi Penyakit Pembekuan Darah


Cara Mengatasi Penyakit Pembekuan Darah

Cara mengatasi penyakit pembekuan darah - Pembekuan darah merupakan sekumpulan darah yang telah berubah dari cairan menjadi kental seperti gel atau semipadat. Pembekuan darah adalah proses yang perlu dilakukan untuk bisa mencegah kehilangan banyaknya darah yang keluar dalam masalah tertentu, seperti saat terluka atau terpotong.

Biasanya orang yang beresiko mengalami deep vein thrombosis (DVT) ini adalah wanita atau laki-laki yang lebih dewasa. Tetapi yang muda juga akan rentan terkena terutama setelah melahirkan  yang sudah bertahun-tahun. Namun tentunya akan ada cara untuk mengatasi penyakit pembekuan darah tersebut. DVT adalah pembekuan darah (trombus) yang berada di vena yang dalam, biasanya berada dikaki.

Berikut beberapa cara untuk mengatasi penyakit pembekuan darah :

1. Hidup sehat

Salah satu awal untuk hidup sehat yaitu dengan berhentinya merokok. Karena biasanya orang yang sering merokok darah yang sudah kental itu jadi semakin susah untuk mengalir. Selain itu akibat sering merokok juga dapat berakibat kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah dan akan membuat penyempitan penampang pembuluh darah. Asap rokok juga akan merusak lapisan dinding pembuluh darah bagian dalam (endotel). Endotel ini berperan untuk mengaktifkan sistem pembekuan darah. Trombosit juga akan mudah untuk melekat satu sama lain jika endotel itu rusak. Masalah-masalah dalam pembuluh darah ini dikenal sebagai trombosis.


2. Banyak bergerak

Jika anda sering duduk atau pekerjaan anda menuntut untuk duduk dalam waktu lama, sebaiknya anda luangkan waktu untuk berjalan-jalan. Karena dalam masalah ini darah bisa menumpuk dikaki saat anda duduk dalam waktu lama.

3. Hati-hati jangan sering mengkonsumsi obat-obatan

Dengan mengkonsumsi pil kontrasepsi dapat meningkatklan resiko DVT, apalagi penderita yang memiliki faktor risiko DVT.

4. Mengetahui tanda dan gejala

Sangat penting untuk anda mengetahui tanda dan gejala yang menimpa pada diri anda. Karena beberapa gejala juga dapat merupakan tanda awalnya masalah salah satu penyakit. Sesak napas yang datang tiba-tiba adalah gejala yang plaing umum bahwa gumpalan darah telah melakukan perjalanan ke paru-paru. Selain itu rasa sakit seperti bengkak dan kemerahan disatu kaki juga bisa menjadi gejala yang perlu anda ketahui.

5. Harus lebih proaktif lagi

Jika gejala-gejala itu menyerang anda alangkah baiknya anda segera pergi ke dokter untuk diperiksa agar tidak menjadi terlalu parah penyakit yang di deritanya.

Gejala awal juga pasti akan muncul di setiap penyakit termasuk pada penyakit pembekuan darah. Mungkin ada juga beberapa bekuan darah tanpa adanya gejala yang jelas. Berikut adalah beberapa tanda dan gejala awal yang terjadi pada gumpalan di kaki, lengan, otak, perut, dan paru-paru.

1. Pembekuan darah di kaki atau lengan

Tempat yang paling umum terjadi pembekuan darah yaitu dibawah kaki. berikut beberapa gejala yang terdapat di kaki, diantaranya :
  • Kaki menjadi bengkak
  • Sakit pada daerah kaki
  • kaki jadi sering lemas ketika berjalan
  • Sensasi hangat pada kaki
  • Perubahan warna pada kaki seperti menjadi pucat atau biru.
2. Pembekuan darah dihati

Jantung adalah lokasi yang tidak biasa untuk terjadi pembekuan, tetapi hal ini juga bisa terjadi ketika gumpalan darah dihati anda bisa menyebabkan dada menjadi sakit atau jadi sulit untuk bernapas.

3. Pembekuan darah diotak

Gumpalan darah diotak juga bisa terjadi dan akan menyebabkan mendadak sakit kepala yang parah di sertai beberapa gejala lainnya termasuk kesulitan untuk berbicara dan melihat secara tiba-tiba.

4. Pembekuan darah pada paru-paru

Gumpalan yang masuk kedalam paru-paru juga bisa disebut dengan pulmonary embolism (PE). Gejala yang terdapat pada paru-paru juga bisa terjadi seperti :
  • Kesulitan bernafas
  • Nyeri dada
  • Jantung berdebar atau denyut nadi terasa cepat
  • Batuk berdarah
Pembekuan darah juga dikenal dengan sebutan koagulasi, fungsi utamanya adalah mencegah darah mengalir secara bebas dari luka yang terbuka. Untuk pembekuan darah, trombosit dan plasma akan menarik satu sama lain dan akan melepaskan zat kimia yang akan menghentikan pendarahan eksternal.

Jika kasus gumpalan darah yang terbentuk terjadi didalam salah satu urat nadi, itu juga akan memberikan dampak terhadap tubuh. Bahkan ini juga bisa menjadi situasi yang sangat berbahaya dan bisa mengancam jiwa.

0 komentar

Posting Komentar