Selasa, 20 Februari 2018

Biaya Operasi Batu Ginjal Dan Nyeri Pasca Operasi


biaya operasi batu ginjal
Bagi anda yang sedang mencari info mengenai biaya operasi batu ginjal, kami mengucapkan selamat datang kepada anda. Karena anda sudah berkunjung ke tempat yang sangat tepat sekali. Yakni mengenai metode mengatasi penyakit batu ginjal.

Apakah Anda seorang penderita batu ginjal dan berniat untuk segera melakukan metode operasi untuk mengeluarkan batu ginjal tersebut ?

Jika benar begitu, sebaiknya anda harus mengetahui terlebih dahulu. Mengenai seputar dampak negatif yang di timbulkan keluhan setelah operasi hingga berapa biaya operasi gagal ginjal yang harus di keluarkan oleh anda.

Siapa yang tidak mengetahui bahwa operasi batu ginjal merupakan salah satu jenis operasi yang bisa menimbulkan dampak negatif. Setiap melakukan operasi apapun juga pasti memiliki efek samping serta keluhan setelah operasi nya. Untuk itu, anda jangan dulu menomer satukan untuk melakukan operasi. Selagi masih ada metode dan pengobatan batu ginjal herbal yang tentunya akan sangat aman.

Batu ginjal merupakan suatu batu yang tersusun dari mineral seperti kalsium yang menjadi menggumpal dan mengeras. Sehingga akan sangat mengganggu kinerja ginjal anda. Kalsium oksalat merupakan salah satu dari sekian banyak jenis penyakit batu ginjal yang paling umum terjadi.

Sebenarnya jika batu ginjal yang memiliki ukuran yang kecil tidak bisa menimbulkan suatu masalah. Masalah mungkin akan muncul, ketika batu ginjalnya sudah bertumbuh besar. Sehingga bisa mengganggu kinerja ginjal anda bahkan bisa menyumbat ureter anda. Mengatasi penyakit batu ginjal bisa di lakukan dengan berbagai cara. Di mulai dari mengkonsumsi makanan penghancur batu ginjal, menghindari pantangan batu ginjal, hingga dengan melakukan operasi batu ginjal.

Jenis Operasi Batu Ginjal

Metode operasi batu ginjal terdapat beberapa macam cara, berikut kami akan uraikan jenis operasi batu ginjal yang sangat penting untuk di ketahui.

1. ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)

Operasi batu ginjal dengan metode ESWL adalah salah satu metode yang paling umum untuk di lakukan. Metode ini bisa bekerja menjadi lebih baik lagi pada batu ginjal yang masih berukuran kecil. Prosesnya tidak harus memerlukan pembedahan. Pasien akan di suruh untuk berbaring dan kemudian dokter akan menggunakan sinar-X untuk mengetahui dimana lokasi batu ginjal berada.

Kemudian dokter akan memaparkan gelombang frekuensi tinggi ke dalam ginjal penderita. Gelombang ini bertujuan bisa menembus kulit dan menghancurkan batu ginjal menjadi ukuran yang lebih kecil lagi.

Selanjutnya dokter akan memasukan suatu stent ke dalam saluran ureter pasien. Sehingga batu ginjal yang telah hancur tadi, bisa segera di keluarkan. Metode operasi ESWL ini biasanya tidak akan berlangsung lama, hanya sekitar 2 jam paling lamanya. 

Penderita bisa langsung pulang setelah selesai melakukan metode ESWL tersebut pada hari itu juga. Namun, anda sebagai penderita harus sangat hati-hati. Karena metode ESWL bisa menimbulkan dampak negatif. Keluhan setelah operasi bisa berupa kram, infeksi, menimbulkan darah pada urin, hingga penyumbatan pada saluran ureter.

2. Ureteroskopi

Sedikit serupa dengan metode ESWL, metode ureteroskopi juga tidak memerlukan pembedahan. Cara metode kerja jenis operasi ini adalah dengan menggunakan scope yang kecil serta fleksibel. Dokter akan memasukan scope ini ke dalam ginjal dengan melewati kandung kemih serta ureter. Jika batu ginjal yang di temui ukurannya besar, maka lasser akan di tambahkan melalui scope ini. Hal ini bertujuan agar bisa memecah batu menjadi ukuran yang lebih kecil lagi.

Pasien tidak akan merasakan rasa sakit karena akan di buat dalam keadaan tidur. Setelah metode jenis operasi ini selesai, kemungkinan dokter akan menempatkan stent ke dalam saluran ureter pasien. Agar ulir bisa mengalir dari ginjal menuju kandung kemih. Setelah waktu 4 sampai 10 hari pasien akan kembali lagi pada dokter untuk mencopot stent ini. Dampak pasca operasi dengan metode ureteroskopi ini yakni suatu penyempitan pada saluran ureter, pendarahan serta infeksi.

3. Electrohydraulic Lithotripsy (EHL)

Metode jenis operasi ini cukup ampuh untuk menghancurkan batu ginjal yang baru berukuran kecil. Cara kerjanya yaitu dengan menggunakan metode gelombang yang terbentuk dari tenaga listrik. Dokter akan menempatkan alat bedah probe  yang fleksibel ke dekat batu ginjal, dengan menggunakan Uretereoskop.

Selanjutnya fragmen-fragmen batu bisa di hancurkan dengan aliran listrik. Metode ini sangat cocok di gunakan untuk mengahncurkan batu ginjal yang menyerang saluran kemih. Metode ini juga bisa menimbulkan dampak negatif.

4. Percutaneous Nephrolithomy (PCNL)

Metode PCNL bisa di jadikan alternatif untuk memecahkan batu ginjal yang ukurannya sangat relatif besar. PCNL juga bisa di andalkan jika pelaksanaan metode ini dalam beberapa kasus tidak bisa berjalan dengan lancar, seperti karena pasien menderita obesitas. Metode PCNL ini bisa di lakukan dengan menggunakan alat yang berukuran teleskopik bernama Nephroscope.

Sayatan kecil akan di buat oleh dokter tepat di belakang tubuh penderita. Kemudian, alat Nephroscope akan di masukan melalui sayatan ini hingga sampai ke ginjal. Batu ginjal bisa di tasik dengan menggunakan penyedot yang ada pada alat ini. Bisa juga di hancurkan dengan menggunakan lasser yang ada pada alat. Metode PCNL memiliki presentasi keberhasilan hingga 86% pada batu ginjal yang memiliki diameter 21 sampai 30 mm.

5. Operasi Terbuka

Jenis Operasi terbuka akan jarang sekali di gunakan, mungkin hanya 1% kasus saja yang benar-benar akan dilakukan oleh para ahlinya. Kondisi ini kemungkinan akan di lakukan operasi terbuka yakni jika di temukan batu ginjal yang ukurannya sangat besar, batu ginjal yang menyangkut di ureter, menghalangi aliran urin, pasies merasa sangat kesakitan dan keluhan setelah operasi lainnya. Selama melakukan metode operasi akan di buat dengan sayatan pada bagian belakang pasien, guna agar ginjal dan ureter bisa di jangkau. Selanjutnya batu ginjal akan segera di keluarkan.

Lalu, Berapa Biaya Operasi Batu Ginjal Yang Harus Di Keluarkan ?

Pada saat ini, biaya operasi batu ginjal yang dibutuhkan tidaklah murah. Selain mahal, keluhan setelah operasi batu ginjal pun bisa berdampak negatif. Kisaran biaya operasi batu ginjal yakni sekitar Rp. 7.000.000 hingga Rp. 25.000.000. Biaya ini belum termasuk biaya obat serta rawat penginapan. Sedangkan biaya untuk melakukan Check-up bisa berkisar antara Rp. 300.000 hingga Rp. 700.000.

Jika anda berobat ke Amerika, biayanya akan lebih besar lagi. Dikutip dari NewChoiceHealth.com, rata-rata biaya operasi batu ginjal dengan metode ESWL adalah $17.400 atau sekitar Rp. 235.000.000. Ini sudah termasuk biaya obat, jasa dokter, hingga rawat inapnya.

Nyeri Pasca Operasi

Bekas luka yang di akibatkan dampak negatif dari metode operasi batu ginjal bisa sekitar 15 cm sampai 25 cm.
Pasien yang habis melakukan operasi harus tinggal di rumah sakit selama setidaknya 6 sampai 10 hari. Penyembuhan dan pemulihannya akan berlangsung mulai dari empat sampai enam minggu.

Komplikasi Keluhan Setelah Operasi

Meskipun peralatan medis di zaman sekarang sudah sangat canggih, hal itu semua tidaklah menjamin 100% akan sembuh. Karena mau bagaimanapun canggihnya teknologi buatan manusia, tetap pasti memiliki kekurangan dan dampak negatif yang akan di timbulkan keluhan setelah operasi. Dan mungkin dampak negatif keluhan setelah operasi tersebut yakni akan adanya pendarahan yang terus menerus, ataupun resiko terkena infeksi dari peralatan medis yang yang tidak steril.

Ada juga kemungkinan pada saat operasi ginjal justru malah akan merusak dan mengganggu fungsi normalnya, bila hal ini terjadi maka penderita akan mengalami komplikasi gagal ginjal permanen dan mengancam jiwa.


0 komentar

Posting Komentar